Daily Archives: September 26, 2016

Masalah Bukan Alasan Untuk Mengurangi Semangat Mengejar Cita-cita

Published by:

Masalah Bukan Alasan Untuk Mengurangi Semangat Mengejar Cita-cita

Cerita Motivasi Hidup – Menurut orang zaman dulu, semakin bertambah umur, semakin dewasa, maka semakin banyak pula masalah yang datang menghampiri. Pernyataan tersebut memang ada benarnya juga. Sekarang coba dipahami, dulu saat kecil seolah apapun tergantung orang tua, kita melakukan apa saja dibantu oleh orang tua, sehingga masalah juga yang menemui adalah orang tua. Akan tetapi seiring waktu berjalan, kita semakin bertumbuh dewasa semakin mengetahui banyak hal dalam hidup kita maka silih berganti masalah juga datang dalam kehidupan kita. Nah, masalah yang datang dalam kehidupan seseorang kadang kala hal tersebut dijadikan sebuah cerita motivasi hidup untuk dapat lebih berlaku baik di kemudian hari dengan tujuan tidaklah lain demi mengejar cita-cita yang diimpikan. Akan tetapi, tidak sedikit pula orang-orang yang ternyata menganggap masalah di dalam hidup merupakan sebuah beban yang berat dan tidak bisa diatasi karena putus asa hinga mengarah ke hal-hal negatif, tidak semangat menjalani kehidupan sehingga cita-cita yang diimpikan tidak dapat terwujud.

Masalah Bukan Alasan Untuk Mengurangi Semangat Mengejar Cita-cita

Masalah Bukan Alasan Untuk Mengurangi Semangat Mengejar Cita-cita

Tidak bisa dipungkiri bahwa memang setiap saat kita bisa saja bertemu dengan masalah. Kita perlu memahami bahwa setiap hal ibarat sebuah koin, ada dua sisi. Jika kebahagiaan, tentunya juga ada kesedihan. Ada keberhasilan, ada juga kegagalan. Oleh sebab itu, setiap pengalaman yang kita dapatkan, perlu kiranya kita jadikan itu sebagai sebuah cerita motivasi hidup untuk membangkitkan semangat. Dan kita tidak boleh menjadikan masalah sebagai alasan untuk berhenti mengejar cita-cita baik kita. Setiap orang memiliki cita-cita yang cemerlang yang ingin diraihnya dengan mudah. Nah, jika kita sendiri ketika menemui masalah selalu mengeluh dan berputus asa, kapan kita bisa meraih cita-cita yang kita inginkan dalam tempo waktu yang lebih cepat ? Oleh sebab itulah beban hidup yang setiap saat kita jumpai harus bisa dijadikan pelajaran, diambil nilainya, dipahami, sehingga untuk kedepannya apa yang kiranya sikap ataupun perlakukan kita yang kurang mendukung jadi bisa dikurangi dan juga masalah hidup dapat berkurang juga.

Kembali pada pernyataan bahwa setiap hal memiliki dua sisi, kita harus yakin bahwa setiap persoalan juga ada pemecahannya. Untuk mengembalikan semangat kita ketika ada masalah datang, kita bisa melihat cerita motivasi hidup dari orang lain. Atau yang lebih sederhana kita dapat menceritakan banyak hal bersama dengan keluarga kita dalam kesempatan berbincang bersama kumpul bareng keluarga ditemani dengan secangkir teh SariWangi untuk semakin menghangatkan suasana. Kebersamaan dengan keluarga juga bisa memotivasi kita untuk terus bersemangat mengejar cita-cita.

Perkembangan Sektor Pertanian di Indonesia Saat Ini yang Perlu Diketahui

Published by:

Perkembangan Sektor Pertanian di Indonesia Saat Ini yang Perlu DiketahuiIndonesia sebagai negara agraris dikenal akan kekayaan sumber daya alamnya, lahan yang luas, kesuburan tanahnya dan beriklim tropis sehingga dalam kurun waktu setahun selalu bisa dilakukan penanaman karena matahari selalu bersinar selama setahun. Sebagai negara agraris perkembangan sektor pertanian di Indonesia saat ini merupakan tujuan utama pemerintah. Dalam kenyataannya meskipun dikenal akan kekayaan alam serta kesuburan tanahnya, Indonesia belum menjadi produsen produk pertanian yang terbesar di kancah internasional.

Walaupun sektor pertanian di Indonesia saat ini belum mampu menyaingi beberapa negara lain seperti Cina dan India namun sektor pertanian selalu mengalami perkembangan karena sektor pertanian termasuk sektor yang strategis dan penting. Sektor pertanian berperan untuk menyediakan bahan pangan, penyedia bahan baku industri, menyumbang produk domestik regional bruto atau PDRB, serta berperan sebagai sumber utama pendapatan rumah tangga pedesaan. Menurut data FAO pada tahun 2008 Indonesia menempati urutan ke tiga sebagai produsen beras terbesar di dunia, hal ini menunjukkan bahwa pertanian Indonesia mampu memenuhi kebutuhan beras dalam negeri sebagai kebutuhan pangan.

Sebagai produsen beras terbesar ke tiga di dunia Indonesia masih mengalami kesulitan dalam pendistribusian pangan karena sebagian besar hasil pertanian terkonsentrasi di Pulau Jawa sehingga ketersediaan pangan belum seimbang antara Pulau Jawa dengan Pulau di luar Jawa. Kesulita terbesar dalam mendistribusikan hasil pertanian ialah sifat pasca panen sayuran dan buah yang tidak dapat bertahan lama sehingga untuk pendistribusian yang menempuh jarah yang cukup jauh menyebabkan bahan pangan tersebut sudah tidak dalam konsdisi segar. Jawaban untuk permasalahan ini ialah diperlukan pembangunan yang maksimal dalam sektor pertanian di Indonesia saat ini sehingga jalur pendistribusian  bahan pangan merata di seluruh daerah di Indonesia dan tercapailah ketahanan pangan yang kuat.

Pembangunan sektor pertanian di Indonesia saat ini terus dicanangkan terutama oleh pemerintah melalui kegiatan intensifikasi, ekstensifikasi dan rehabilitasi. Intensifikasi ialah upaya peningkatan produktivitas sumber daya alam seperti penggunaan pupuk, pestisida, dan lain-lain. ekstensifikasi merupakan upaya untuk memperluas sumber daya alam dengan memperluas area panen, perluasan daerah penangkapan ikan dan sebagainya. Sedangkan rehabilitasi ialah upaya untuk mengembalikan atau memulihan sumber daya alam yang telah mengalami kerusakan sehingga mampu berproduktivitas kembali. Usaha-usaha pembangunan pertanian ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian namun juga diharapkan mampu menghasilkan perubahan sosial baik dalam norma, perilaku, nilai, lembaga, sosial, dan sebagainya sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan juga masyarakat.

Selain dengan melakukan upaya pembangunan pertanian, pemerintah juga membuat kebijakan dengan memberikan bantuan modal serta pelatihan-pelatihan kepada petani sehingga sektor pertanian di Indonesia saat ini dapat berkembang dan bukan saja peningkatan produktivitas yang dapat dicapai namun juga terwujud sumber daya manusia yang berkualitas. Upaya pemerintah dalam memberikan bantuan modal dinilai sebagai upaya yang paling besar pengaruhnya karena umumnya petani merupakan penduduk desa yang tidak memiliki banyak modal sehingga pertanian hanya dilakukan dalam sekala yang kecil. Sedangkan di lain sisi pemberian modal dapat dilakukan dengan adanya penanaman investasi pada sektor pertanian. Oleh karena itu pemerintah melalui BKPM berkeja untuk mengatur pelayanan penanaman modal di Indonesia. BKPM atau kepanjangan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia yang bertugas untuk melaksanakan koordinasi kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.