Category Archives: Pendidikan

Cara Sederhana Untuk Melakukan Stimulasi Kepintaran Anak

Published by:

Orang tua mana yang tidak merasa senang jika mengamati buah hatinya tumbuh serta berkembang dengan cerdas dan juga pintar? Setiap orang tua pasti saja akan senantiasa merasa bangga bukan? Akan tetapi untuk dapat menciptakan anak menjadi cerdas pasti saja diperlukan andil dari orang tuanya itu sendiri dalam melakukan stimulasi kepintaran anak. Pada dasarnya untuk melatih kepintaran dari anak sendiri cukup mudah serta dapat dilakukan setiap hari oleh orang tuanya, serta selanjutnya ini ialah sebagian cara di antaranya:
Rajin Mengajak Berinteraksi 
Yang pertama ialah rajin mengajaknya untuk berinteraksi, untuk merangsang kecerdasan dari anak pasti saja harus dijalani dengan cara konstan setiap harinya, begitupun dengan komunikasi. Oleh karena itu anda dapat dengan cara aktif meminta anak berdiskusi serta menentukan sebagian topic yang ringan sehingga esoknya dapat melatih anak untuk merangkai perkataan dan juga meningkatkan perbendaharaan kata jadi lebih banyak.
Meminta Anak Membaca 
Setelah itu yang kedua ialah mengajaknya untuk membaca, menyanyi serta pula bercerita, Pada masa pertumbuhan anak lebih menggemari hal – hal yang baru di sekelilingnya. Imajinasinya pun lagi berkembang dengan cara cepat, Oleh karena itu anda dapat mengajaknya untuk berlatih membaca, bernyanyi serta pula melukiskan sebagian hal yang mana berhubungan atas ilmu wawasan dan juga hati nurani akhlak.
Mengajak Anak Bermain
Kemudian yang ketiga ialah mengajaknya untuk bermain, kamu dapat menyempatkan waktu sesering mungkin untuk mendampingi anak bermain mainan yang mana dapat membuat anak jadi lebih aktif secara jasmani. Ada banyak sekali permainan yang bisa menunjang edukasi semacam lego, setelah itu puzzle, balok – balok arsitektur serta masih banyak lagi yang lainnya.
Menyuguhkan Musik Klasik
Anda juga dapat memutarkan music klasik untuk melatih kepintaran anak, karena hal itu sangat berhubungan baik. Hal itu karena tipe music klasik dapat merangsang pertumbuhan dari neuron daya pikir serta pula mendukung anak untuk jadi lebih tenang sehingga esoknya anak itu akan lebih mudah untuk berkonsentrasi.
Penuhi Asupan Vitamin Anak 
Tak hanya itu anda juga dapat melakukan stimulasi kepintaran anak dengan melengkapi gizinya, asupan nutrisi pasti saja sangat mempengaruhi kepintaran anak, oleh karena itu anda sangat harus untuk memperhatikan menu makanannya serta tidak ada salahnya bila kamu memberi tambahan asupan semacam susu serta vitamin tambahan. Anda dapat percayakan tambahan nutrisi untuk anak anda dengan produk dari wyeth karena produk ini telah terbukti serta pula terpercaya dalam memadati asupan nutrisi dari anak.

 

Baca juga: Cara Mendidik Anak yang Baik dan Benar Agar Pemberani dan Mandiri

Pendidikan Anak Usia Dini Berdasarkan Para Pakar: Maria Montessori

Published by:

Pendidikan anak usia dini adalah suatu yang amat luas. Seluas apa yang meliputi perihal pendidikan anak usia dini, penjelasan pendidikan anak usia dini berdasarkan para pakar juga amat banyak. Banyak pakar menuturkan mengenai pendidikan anak usia dini. Jika kamu menganggapnya semua itu serupa, nyatanya beragam anggapan yang disebutkan para pakar memiliki detail serta ciri yang berbeda-beda. Salah satu pakar yang menuturkan mengenai pendidikan anak usia dini adalah Maria Montessori. Maria adalah dokter perempuan pertama yang berawal dari Montessori, Italia. Kemudian, apa anggapan yang disebutkan oleh maria?

Penjelasan pendidikan anak usia dini berdasarkan para pakar, khususnya Maria Montessori ini memiliki pendapat atau anggapan yang cukup istimewa. Maria menuturkan sebagian pandangan tentang anak serta pendidikan anak usia dini. Apa saja prinsipnya?

Menurut Maria, tiap anak adalah pribadi yang istimewa dan mesti diberi pelayanan secara spesifik. Ciri tersebut melingkupi kemampuan yang berlainan antara seorang anak dengan anak lainnya. Anda sebagai orang tua mesti menghormati kemampuan tersebut sebagai suatu yang amat sangat luar biasa serta bernilai.

Pendapat kedua adalah, anak memiliki indera yang bisa sangat cepat meresap informasi. Oleh karena itu, orang tua atau pengajar jangan memberi teori yang salah.
Teori atau pendapat yang disebutkan oleh maria montessori mengenai pendidikan anak usia dini berdasarkan para pakar memang akurat. Kemudian, apa yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua? Anda tidak harus cemas karna sekarang sudah ada Wyeth Parenting Club yang mempermudah anda dalam informasi mengenai pendidikan anak usia dini. Dalam Parenting Club ini, segalanya bisa terkabul. Pertama, mengenai pribadi yang istimewa. Dalam parenting club ini kamu dapat ingat kemampuan si buah hati melalui penelitian biasa. Kedua, perihal jangan memberikan teori yang amat cepat. Keadaan tersebut terbukti jelas seluruhnya ada pada Wyeth Parenting Club. Dari mana anda dapat menjumpai Wyeth Parenting Club ini? Cukup buka ponsel kamu, advis pada google, serta Anda akan menemukannya.

Baca juga Mempersiapkan Mental Anak Sejak Dini Sebelum Terjun di Dunia Luar

Tahapan Perkembangan Bahasa Anak di Usia Dini

Published by:

Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

Manusia akan mampu melakukan komunikasi dengan baik jika mempunyai bahasa yang dimengerti satu sama lain. Bahasa merupakan sebuah alat komunikasi yang harus dikuasai oleh setiap orang. Jenis bahasa itu bukan hanya lisan saja melainkan ada bahasa tulisan, gerak tubuh dan isyarat, simbol, dengan menggunakan lambang, gambar atau pun lukisan. Namun secara umum kita berkomunikasi dengan menggunakan bahasa lisan dan bahasa tulisan. Kita sebagai orang tua mempunyai kewajiban untuk dapat mendidik anak agar bisa mengolah bahas lebih baik lagi. Aspek perkembangan anak usia dini salah satunya adalah aspek bahasa. Jika anak tidak bisa berkomunikasi dengan baik akan sangat sulit sekali untuk dapat beradaptasi dilingkungan baru.

Ketika anak sudah memasuki usia 1-4 tahun belum mampu mempunyai bahasa yang baik dan harus melalui porses panjang untuk menyempurnakan bahasa tersebut. Mereka hanya bisa berbicara semampu mereka tanpa mengetahui kebenaran maknanya. Ketika anak sudah memasuki usia 5 tahun, anak sudah mampu berbicara dengan baik dan dengan bahasa sendiri. Namun ketika pengucapan anak usia 5 tahun akan selalu mengalami kesalahan pengucapan dan ini sangat normal dan terjadi hampir pada setiap anak. Kemampuan berbahasa pada anak harus diajarkan sedini mungkin agar ketika anak sudah tumbuh besar bisa berkomunikasi dengan baik.

Orang tua mempunyai peran yang penting terhadap tumbuh kembang anak dan harus mengetahui aspek perkembangan anak usia dini seperti bahasa, kognitif dan yang lainnya. Jika orang tua sudah mengetahui hal tersebut, tentu akan sangat mudah sekali untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada anak-anak agar bisa berbahasa yang baik dan sopan. Tidak sedikit sekarang ini banyak anak yang tidak mampu mengontrol bahasanya dikarenakan sejak kecil tidak di didik dengan cara yang baik dan benar oleh orang tuanya. Oleh karena itu kita tidak boleh berkata sembarangan di depan anak kita karena anak kita pasti akan menirunya. Mendidik anak dengan sikap memang lebih baik dibandingkan kita memberikan pemahaman teori yang akan sangat sulit sekali untuk anak pahami.

Baca Selengkanpnya disini klik.

Permainan Lego Batman, Permainan Edukatif Untuk Balita

Published by:

Permainan Lego Batman, Permainan Edukatif Untuk Balita

Permainan Lego Batman, Permainan Edukatif Untuk Balita

Ceritakeluarga.com – Permainan lego merupakan suatu permainan yang dapat dibongkar pasang. Permainan ini memiliki berbagai bentuk mulai dari kubus, tabung, hingga prisma dan berbagai bentuk lainnya. Permainan lego sangat bagus untuk meningkatkan perkembangan otak si kecil. Permainan lego Batman bisa menjadi salah satu permainan yang edukatif untuk anak usia dibawah lima tahun. Karena masa balita, yang mana pada masa tersebut, otak anak masih dalam masa perkembangan yang cukup pesat. Permainan lego dapat dipilih karena permainan ini merupakan permainan edukatif yang bisa meningkatkan kecerdasan anak. Lego memiliki manfaat edukatif yang bisa meningkatkan sisi edukasi anak seperti:

  • Berhitung

Permainan lego dapat meningkatkan kecerdasan anak dalam hal berhitung. Pada permainan lego, terdapat titik-titik yang digunakan untuk mempermuda penyusunan balok satu dengan yang lainnya. Pada titik-titik yang terdapat pada balok ini bisa digunakan untuk belajar matematika dasar.

  • Mengenalkan warna dan bentuk

Permainan lego biasanya dibuat dengan berbagai warna dan berbagai bentuk. Biasanya, anak kecil akan tertarik pada permainan yang memiliki banyak warna. Dengan memberikan si kecil permainan lego, anak akan mulai belajar mengenali warna-warna dasar. Selain digunakan unutk mengenalkan warna, permainan lego juga bisa digunakan untuk mengenalkan berbagai bentuk. Permainan lego dibentuk berupa bentuk-bentuk bangunan dasar seperti kubus, persegi panjang, tabung, hingga prisma. Bahkan tak jarang ada yang membuat bentuk permainan lego Batman dan berbagai bentuk superhero lainnya. Permainan lego berbentuk Batman bisa digunakan sebagai piranti edukasi anak terutaman usia balita.

  • Meningkatkan kreativitas anak

Bermain lego dipercaya bisa meningkatkan kreativitas anak. Permainan lego yang dimainkan dengan cara dibongkar dan disusun ini dapat meningkatkan kreativitas seorang anak. Karena pada permainan lego, anak akan menyusunnya menjadi bentuk-bentuk atau karakter yang berbeda sehingga imajiansi si kecil terus berkembang seiring dengan perkembangan otot dan otaknya.

Permainan lego ini banyak sekali dijumpai di berbagai situs jual beli online karena stok yang tersedia cukup banyak dan harga yang bervariasi. Untuk mengecek barang, diskon bahkan harga barang, Anda bisa mengeceknya di situs Telunjuk.com untuk mendapatkan harga permainan lego Batman dan sejenisnya dengan mudah.

Baca juga: Pilih Informasi Investasi Terpercaya untuk Masa Depan

 

Cara Mudah Memotivasi Anak untuk Bersekolah

Published by:

kindergarten

Mendapatkan pendidikan yang tepat memang sangat berpengaruh terhadap masa depan anak, apalagi kita cukup mengenal bahwa tingkat pendidikan akan sangat menentukan jabatan yang bisa ditempati dalam dunia kerja. Untuk itu banyak orang tua yang berusaha memberikan yang terbaik bagi anaknya dalam hal pendidikan, dimulai dengan persiapan biaya, menentukan sekolah yang pas hingga memasukkan merek ke tempat les. Pendidikan sebenarnya bisa dimulai dari usia sedini mungkin atau kindergarten.

Mungkin beberapa lebih mengenal dengan nama preschool atau PAUD, di Indonesia sendiri hampir semua sekolah memberlakukan danya pendidikan anak usia dini ini. Namun terkadang orang tua juga berfikir-fikir apakah memasukkan anak kesana merupakan pilihan terbaik mengingat usia juga masih dini, apalagi sebagai orang tua tentunya Anda juga akan merasa cemas jika ia tak cocok dengan pendidikan di dalamnya. Usia kanak-kanak memang masih erat dengan bermain, terkadang sangat sulit membuat mereka mau untuk belajar. Namun berikut ini ada beberapa hal yang bisa memotivasi mereka untuk rajin sekolah, yaitu:

  • Teman, terkadang mereka yang sudah terlanjur memiliki teman akrab, tak senang akan hari libur karena itu artinya akan berpisah dengan kawannya, jika anak Anda mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan maka akan sangat mudah juga mendapatkan banyak teman, ini adalah motivasi terbaik untuk datang ke
  • Dipuji guru, umumnya anak-anak berprestasi termotivasi datang ke sekolah karena selalu mendapatkan pujian dari guru.
  • Mata pelajaran kesukaan, dari banyaknya mata pelajaran yang diberikan di lembaga pendidikan pasti ada beberapa yang menjadi kesukaan mereka, namun juga ada beberapa yang diminati.
  • Bergosip, acara bergosip umumnya dilakukan oleh remaja perempuan, namun jangan salah karena hanya sekedar gosip membuat mereka selalu termotivasi datang ke

Setidaknya beberapa hal tersebut bisa dijadikan sebagai motivasi anak untuk datang ke sekolah, memasukkan anak pada kindergarten selain dapat memperkenalkan mereka akan pentingnya pendidikan sedini mungkin juga menjadi solusi tepat dalam memotivasi untuk datang ke sekolah karena sedari dini sudah disiplin belajar disana.