Pengaruh Teh Terhadap Psikologi Anak

Tags:
Psikologi anak

Pengaruh Teh Terhadap Psikologi Anak

Ceritakeluarga.com – Teh merupakan salah satu minuman yang paling disukai masyarakat dan memiliki segudang manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh kita.Rasa dan aroma yang semakin bervariasi serta kemasannya yang semakin praktis membuat teh menjadi minuman yang semakin digandrungi penggemarnya.Tak hanya orang tua ,bahkan anak – anak pun menyukai teh. Rasanya yang manis dan aromanya yang harum membuat anak – anak semakin menyukai minuman ini.Rasa teh yang manis juga dapat membuat anak-anak bahagia sehingga baik bagi perkembangan psikologi anak. Zat antioksidan yang terkandung dalam teh juga sangat baik bagi tubuh agar terhindar dari radikal bebas yang dapat merusak sel dalam tubuh kita. Sehingga dengan meminum teh kita dapat mencegah adanya perkembangan sel kanker di dalam tubuh.

Berbagai manfaat yang terkandung didalam teh sangatlah baik bagi psikologi anak.Karena dengan melakukan aktivitas bersama dengan si kecil walau hanya sekedar minum teh  disore hari,sangatlah baik karena orangtua memiliki lebih banyak waktu berkomunikasi dengan si kecil sehingga si kecil dapat bercerita lebih banyak kepada orangtua dan dapat menjadi pribadi yang lebih jujur dan terbuka.Rasa dan aroma teh sariwangi yang begitu nikmat memang sangatlah cocok untuk mengisi waktu luang bersama keluarga.

Namun tidak hanya memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Teh juga akan sangat berbahaya jika dikonsumsi melebihi takaran normal.Kandungan kafein dan tanin pada teh bila dikonsumsi anak –anak secara berlebihan dapat mengganggu tumbuh kembang otak pada anak.Selain itu karena belum sempurnanya fungsi organ pada anak,mengonsumsi teh yang berlebih akan membuat sistem kerja ginjal si kecil menjadi semakin berat.Jika sikecil memang sangat menyukai teh, bunda harus segera memberi pengertian kepada si kecil dan hindari untuk membentak si kecil.karena itu akan menimbulkan trauma dan akan berakibat buruk terhadap psikologi anak. Walaupun teh juga bermanfaat bagi si kecil,namun tetap harus pada takarannya.Karena si kecil masih membutuhkan nutrisi dan gizi yang seimbang dari makanan dan minuman yang lain. Karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Baca juga: Cerita Motivasi Hidup dari Seorang Ayah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *