Tips Diskusi Keluarga Untuk Mengatasi Konflik

Konflik yang terjadi di dalam keluarga memang kadang kala menjadi bumbu pelengkap dalam kehidupan berkeluarga. Untuk mewujudkan kebahagiaan keluarga pun, lantas bukan berarti konflik di dalam keluarga tidak pernah terjadi sama sekali. Kunci yang penting adalah bagaimana caranya agar konflik dapat diminimalisir agar tidak sering terjadi dan seperti apa langkah terbaik untuk mengatasi konflik di dalam keluarga supaya tidak terjadi bekerpanjangan yang justru hanya berujung pada perselisihan dan pertengkaran. Diskusi keluarga adalah sebuah kegiatan sederhana untuk dilakukan, akan tetapi dapat memberikan efek positif yang besar untuk kebahagiaan di dalam keluarga. Termasuk sebagai salah satu langkah penyelesaian konflik di dalam keluarga.

Pada kenyataannya untuk menjaga keharmonisan keluarga yang penting untuk dipikirkan mengenai cara terbaik untuk mengatasi koflik yang terjadi di dalam keluarga. Ada banyak hal yang dapat dibahas saat diskusi keluarga. Mulai dari sesuatu sederhana yang berbau humor sehingga dapat membawa semuanya tertawa dan semakin mengkrabkan, sampai juga dapat menjadi waktu untuk membahas mengenai penyelesaian sebuah konflik yang sedang terjadi di dalam keluarga.

Tips Menyelesaikan Konflik dengan Diskusi Keluarga

ngobrol bersama keluarga

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan konflik dengan memanfaatkan momen berkumpul dalam diskusi keluarga. Berikut ini beberapa tipsnya :

Ajak seluruh anggota keluarga berkumpul di ruang keluarga. Hadirkan secangkir teh SariWangi hangat untuk dapat membuat suasana lebih hangat dan juga membuat kondisi lebih relaks. Ayah sebagai kepala keluarga bisa memulai pembicaraan. Namun tentu tidak harus ayah, ibu juga bisa memulai pembicaraan.

Perjelas terlebih dahulu konflik yang sedang terjadi dengan kondisi yang tetap selalu tenang pastinya. Perjelas konflik dengan menyampaikan pertanyaan kepada semua anggota keluarga mengenai seperti apa konflik bisa sampai terjadi. Jangan ragu untuk meminta pendapat maupun solusi dari masing-masing anggota keluarga terkait konflik yang ada. Apabila keadaan memanas, redamkan segera. Contohnya misal adik dan kakak yang mengalami konflik dan saat diskusi keluarga, keduanya sama-sama memanas, ibu dan ayah bisa meredam dengan agak menjauhkan posisi tempat duduknya dan memeluk keduanya.

Artikel Menarik : Ini Dia Mobil SUV DFSK Berkapasitas 7 Orang yang Menjadi Mobil Favorit Keluarga

Ambil solusi yang paling baik dari berbagai solusi dan pendapat yang ada. Selain itu, pastikan seluruh anggota keluarga setuju dengan solusi tersebut. Apabila terdapat pertengkaran, ajak untuk saling meminta maaf dan saling mengerti. Tutup diskusi keluarga dengan pembahasan yang lebih santai dan berbau humor untuk mencairkan suasana dan menghadirkan tawa.

Menyelesaikan konflik di dalam keluarga itu memang membutuhkan saling pengertian dan saling menghargai. Jika pihak-pihak yang bersangkutan sama-sama tidak dapat mengerti, tidak dapat menghargai satu sama lain dan selalu mengedepankan ego, konflik di dalam keluarga pastinya sulit diatasi dan akan terus berkelanjutan. Dalam menyelesaikan konflik di dalam keluarga, penting juga dilakukan secara tenang, tidak gegabah untuk memtuskan jalan terbaik atau menghakimi satu pihak dirasa bersalah. Tetaplah untuk selalu mengatasi permasalah dengan kepala dingin alias selalu tenang dan relaks.

Leave a Reply